Kebaikan Hati Seorang Ayah

20 Aug 2013

Seorang suami yang baru pulang dari kantor menemukan istrinya tengah tertidur lelap di dalam kamar. Saat itu, suara adzan terdengar bertalu-talu di mesjid. Sang suami yang melihat istrinya tengah tertidur segera mengecup lembut kening istrinya. Sehingga, membuat istrinya terbangun.

Melihat kedatangan suami tercintanya, sang istri lalu berucap, “Eh, Papa. Maaf, aku ketiduran.”

“Ah, nggak apa-apa, Ma. Baru sampai kok,” sahut suaminya tersenyum penuh pengertian.

Si istri membalas senyuman tersebut. “Papa udah makan?”

Sambil berganti pakaian, sang suami menggelengkan kepalanya.

“Oh, yasudah. Papa ganti baju dulu ya, aku siapin makan dulu.”

Dengan begitu cekatan, si istri menyiapkan makanan untuk suaminya. Tak begitu lama kemudian, si suami keluar dari dalam kamar dengan pakaian rumah yang lebih santai.

“Anak-anak ke mana?”

“Lagi pada ngaji, Pa,” sahut istrinya, “Ayo, Pa, makan.”

Begitu istrinya membuka tudung saji di meja makan, tampak ayam goreng yang begitu menggoda selera. Si suami kemudian mengambil satu kepala ayam, satu brutu ayam, beserta nasi putih. Lalu, setelah membaca “basmalah”, dia makan dengan lahapnya. Sementara itu, sang istri hanya melihat kelahapan suaminya yang tampak begitu lapar. Setelah selesai, si suami berucap “alhamdulillah”, karena masih diberikan oleh Allah swt. makanan yang baik untuk dia santap.

Si istri mengajak suaminya untuk tambah lauk dan nasih, “Ini tambah, Pa”

“Sudah cukup. Perutku sudah terasa kenyang.”

“Kok, kalau ada ayam, Papa lebih suka memilih kepala ayam sama brutu, nggak pernah yang lain. Emang kenapa?”

Ditanya seperti itu suami tersenyum. “Iya, biar istri sama anak-anak Papa bisa mendapat bagian yang lebih baik dan lebih enak.”

Mendengar perkataan seperti itu, terlihat bulir-bulir air mata menetes di pipi istrinya.

Ada yang bisa mengambil hikmah kisah motivasi di atas?[]


TAGS kisah motivasi ayah


-

Author

Follow Me